Kasih Dibalik Kisah


Kisah Pilu Yang Ditiadakan

Sedikit pengantar, kisah ini, saya kutip dari Earth Eater. Mungkin kisah ini cukup menemani jiwa-jiwa malang, yang sementara bersayembara dalam dunia ilusi maupun alam nyata. Jiwa yang tak pernah tersadar dari lamunan akal sehatnya tentang betapa baiknya Sang Pencipta dalam hidupnya. Sebagai manusia, menurutku Hidup Adalah Masalah (tommytesla.blogspot.com), sebab dari masalah kamu dilatih lagi dan lagi oleh Tuhan. Tanpa penjelasan panjang, mari kita membacanya bersama. Jangan lupa merenungkannya juga Sobat.

 

Seorang gadis muda menunggu penerbangannya di ruang tunggu sebuah bandara yang super sibuk Karena harus menunggu berjam-jam, dia memutuskan membeli sebuah buku untuk menghabiskan waktunya. Dia juga membeli sebungkus kue Dia duduk di kursi bersandaran tangan, di ruang VIP bandara, untuk istirahat dan membaca dengan tenang. Di sisi sandaran tangan di mana kue terletak, seorang laki-laki duduk di kursi sebelah, membuka majalah dan mulai membaca. Ketika ia mengambil kue pertama, laki-laki itu juga turut mengambil. Si gadis merasa gemas tapi tidak berkata apa-apa.
Dia hanya berpikir: “Lancang benar! Bila saya nggak sabaran sudah kugebuk dia untuk kenekatannya!” Untuk setiap kue yang dia ambil, laki-laki itu turut mengambil satu.
Ini sangatlah membuatnya marah namun si gadis tak ingin sampai timbul kegaduhan di ruang itu Ketika tinggal satu kue yang tersisa si gadis mulai berpikir: “Aha…bakal ngapain sekarang orang yang nggak sopan ini?” Lalu, laki-laki itu mengambil kue yang tersisa, membaginya dua, lalu memberikan yang separuh padanya.
Benar-benar keterlaluan! Si gadis benar-benar marah besar sekarang! Dalam kemarahannya, dia mengakhiri bukunya, dikemasnya barangnya lalu bergegas ke tempat boarding Ketika sudah duduk di seat-nya, di dalam pesawat, dia merogoh tasnya untuk mengambil kacamata, dan….,
dia sontak terkejut,
sebungkus kuenya masih ada di dalam tas, tak tersentuh, tak terbuka! Dia merasa sangat malu!! Dia sadar telah keliru…
Dia lupa kalau kuenya masih tersimpan di dalam tas. Laki-laki tadi telah berbagi kue dengannya, tanpa merasa marah atau sengit …ketika si gadis amat marah, berpikir bahwa ia telah berbagi kue dengan laki-laki itu.
Dan kini tidak ada lagi kesempatan untuk menerangkan kelalaiannya..,juga untuk meminta maaf Moril dari kisah ini… Ada 4 hal yang tak dapat kembali..
Batu… …setelah ia dilontarkan!!
Kata… …setelah ia diucapkan!
Kesempatan… …setelah ia hilang!
Waktu… …setelah ia berlalu!
Semoga Selalu Di BERKATI


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengujian Kadar Lumpur Pasir Takari (ASTM C-33-2003)