Indahnya Hidup Bersama TUHAN
Indahnya Hidup Bersama TUHAN
Yesus menawarkan suatu kehidupan
yang penuh dengan kemenangan, harapan yang tidak pernah mengecewakan.
Yesus mengumpamakan hubungan kita dengan-Nya adalah hubungan antara domba dan gembala. Domba adalah hewan yang bodoh, lemah dan hidup selalu bergantung ke orang lain atau ke pemilik-Nya. Seekor domba harus dituntun ke padang rumput untuk makan, ke aliran air untuk minum, diawasi agar tidak kehilangan arah dan harus dijaga dari serangan musuh yang membahayakan dirinya. Di peternakan, sekumpulan domba kadang ada seekor anjing mengiring mereka keluar kandang untuk mencari makan di padang rumput dan ke aliran sungai untuk minum dan jika ada domba mencoba keluar dari barisan tersebut anjing tersebut akan menggongong untuk memberi tanda. Coba perhatikan bahwa seekor anjing lebih pintar daripada sekawanan domba.
Di dalam kehidupan ini kita seperti kawanan domba. Kita bisa melalukan segala sesuatu dengan kekuatan kita merencanakan masa depan, memiliki berbagai keinginan dan cita-cita kita yang begitu banyak. Sadarkah kita, kita tidak akan mengetahui apa yang terjadi besok. Jika kita masih bisa hidup sekarang, ini merupakan kasih karunia yang Tuhan berikan di dalam hidup ini. Tak seorangpun bisa menjamin apakah kita masih bisa hidup untuk hari selanjutnya. Segala sesuatu di dalam hidup ini tidak menentu, tidak ada yang kekal, bahaya mengancam di mana-mana. Ambisi, kehendak, yang ada ditumbuhkan oleh keinginan jasmani akan membawa manusia tersesat dalam lorong-lorong kehidupan yang tidak bermakna.
Tetapi kita tidak perlu takut menghadapi berbagai cobaan dan rintangan di dalam hidup ini karena Yesus mengenal siapa kita lebih kita mengenal diri kita sendiri. Ia memanggil kita dengan nama kita sendiri (Yohanes 10:13). Yesus memanggil nama kita berarti Ia bergaul akrab dengan kita. Yesus menawarkan suatu kehidupan yang penuh dengan kemenangan, harapan yang tidak pernah mengecewakan. Ia senantiasa memberikan suatu cara pandang yang baru terhadap kehidupan melalui Firman-Nya. Kehidupan kita tidak hanya berfokus pada pemuas nafsu jasmani tetapi kita diperkenalkan dengan dunia rohani yang bersifat kekal penuh sukacita dan damai sejahtera.
Di dalam hidup ini kehidupan semua orang diibaratkan seperti cerita film India. Pada awalnya penuh airmata dan tangisan, kesulitan dan penderitaan tetapi pada akhirnya kebaikan dan kemengan akan kita peroleh. Kehidupan orang Kristen bahkan lebih lagi, percayalah kepada Allah, Dia akan melakukan berbagai mujizat di sepanjang kehidupanmu. Semakin lama kehidupan itu akan semakin indah (I Korintus 2:9).
Percayalah, Tuhan selalu merenda kehidupan yang berkemenangan bagi setiap kita. Rancangan kehidupan setiap orang berbeda. Ada yang seperti bunga teratai, bunga dahlia dimana sukacita dan dukacita silih berganti tetapi semuanya indah. Semuanya hidup berkelimpahan. Semua memiliki kehidupan yang diberkati. Jika kita berjalan bersama Dia.
Yesus mengumpamakan hubungan kita dengan-Nya adalah hubungan antara domba dan gembala. Domba adalah hewan yang bodoh, lemah dan hidup selalu bergantung ke orang lain atau ke pemilik-Nya. Seekor domba harus dituntun ke padang rumput untuk makan, ke aliran air untuk minum, diawasi agar tidak kehilangan arah dan harus dijaga dari serangan musuh yang membahayakan dirinya. Di peternakan, sekumpulan domba kadang ada seekor anjing mengiring mereka keluar kandang untuk mencari makan di padang rumput dan ke aliran sungai untuk minum dan jika ada domba mencoba keluar dari barisan tersebut anjing tersebut akan menggongong untuk memberi tanda. Coba perhatikan bahwa seekor anjing lebih pintar daripada sekawanan domba.
Di dalam kehidupan ini kita seperti kawanan domba. Kita bisa melalukan segala sesuatu dengan kekuatan kita merencanakan masa depan, memiliki berbagai keinginan dan cita-cita kita yang begitu banyak. Sadarkah kita, kita tidak akan mengetahui apa yang terjadi besok. Jika kita masih bisa hidup sekarang, ini merupakan kasih karunia yang Tuhan berikan di dalam hidup ini. Tak seorangpun bisa menjamin apakah kita masih bisa hidup untuk hari selanjutnya. Segala sesuatu di dalam hidup ini tidak menentu, tidak ada yang kekal, bahaya mengancam di mana-mana. Ambisi, kehendak, yang ada ditumbuhkan oleh keinginan jasmani akan membawa manusia tersesat dalam lorong-lorong kehidupan yang tidak bermakna.
Tetapi kita tidak perlu takut menghadapi berbagai cobaan dan rintangan di dalam hidup ini karena Yesus mengenal siapa kita lebih kita mengenal diri kita sendiri. Ia memanggil kita dengan nama kita sendiri (Yohanes 10:13). Yesus memanggil nama kita berarti Ia bergaul akrab dengan kita. Yesus menawarkan suatu kehidupan yang penuh dengan kemenangan, harapan yang tidak pernah mengecewakan. Ia senantiasa memberikan suatu cara pandang yang baru terhadap kehidupan melalui Firman-Nya. Kehidupan kita tidak hanya berfokus pada pemuas nafsu jasmani tetapi kita diperkenalkan dengan dunia rohani yang bersifat kekal penuh sukacita dan damai sejahtera.
Di dalam hidup ini kehidupan semua orang diibaratkan seperti cerita film India. Pada awalnya penuh airmata dan tangisan, kesulitan dan penderitaan tetapi pada akhirnya kebaikan dan kemengan akan kita peroleh. Kehidupan orang Kristen bahkan lebih lagi, percayalah kepada Allah, Dia akan melakukan berbagai mujizat di sepanjang kehidupanmu. Semakin lama kehidupan itu akan semakin indah (I Korintus 2:9).
Percayalah, Tuhan selalu merenda kehidupan yang berkemenangan bagi setiap kita. Rancangan kehidupan setiap orang berbeda. Ada yang seperti bunga teratai, bunga dahlia dimana sukacita dan dukacita silih berganti tetapi semuanya indah. Semuanya hidup berkelimpahan. Semua memiliki kehidupan yang diberkati. Jika kita berjalan bersama Dia.
Semoga bermanfaat.
Jesus always loving you.

mantap2.....
BalasHapuss3moga tuhan selalu memberkati.
Untukmu juga sobat
Hapus